KASIAN,,PEMOTONGAN DANA BANTUAN SISWA MISKIN UNTUK GAJI HONORER

Assalammualaikum wr.wb.
Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua.
kabar terbaru untuk bapak dan ibu guru ini alasan kenapa gaji guru honrer sedikit. silahkan dibaca.

Pemotongan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) terjadi di sebuah SD di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pemotongan dana tersebut untuk gaji guru honorer.

Related image

“Kata para wali murid, memang semua sekolah menerapkan penomotonga (uang BSM) Rp 50 ribu,” kata guru honorer yang enggan menyebut idenntitas.

Makanya, banyak para wali murid yang enggan menolak kebijakan sekolah itu. Selain itu, mereka khawatir anaknya dikucilkan jika tak mengikuti kebijakan sekolah. “Saya tidak berani nolak. Kasian kalau anak saya dikucilkan nanti di sekolah,” ujar salah seorang wali murid.

Kebijakan pemotongan dana BSM itu mendapat sorotan dari Camat Cileungsi, Renaldi. Menurutnya, kebijakan ini bertentangan dengan hukum. Makanya, camat meminta agar pihak sekolah maupun komite menghapuskan kebijakan pemotongan dana BSM.

“Kalau benar harus dihapus, karena bertentangan dengan hukum. BSM itu harus utuh diserahkan pada murid kurang mampu,” ujarnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), Jumat (31/03).

Ketika dana itu digunakan untuk gaji guru honorer, camat enggan bicara banyak. “Tentu ini menjadi polemik ketika berbicara soal guru honorer. Saya harap ke depan ada aturan yang dapat memenuhi kebutuhan guru honorer agar tidak memotong anggaran lain seperti BSM,” harapnya.

Dia menjelaskan, sebelum mengangkat guru honorer, seharusnya pihak sekolah sudah memikirkan mengenai honorariumnya. Sebab, jangan sampai bantuan untuk siswa miskin menjadi sasaran untuk memenuhi kebutuhan sekolah menggaji guru honorer. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat.
Wassalammualaikum wr.wb.
Share on Google Plus

About Wanda APRILIA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar